Monday, November 17, 2014

BACKUP AND RESTORE TFTP PAKET TRACER

Backup and restore with TFTP server packet tracert


         1.    Buatlah topologi dengan 1 komputer, 1 switch, dan 1 server

          2.    komputer dan switch kita koneksikan dengan kabel console dan switch ke server koneksikan dengan kabel fast Ethernet

Konfigurasi Server TFTP

         1.    Kita klik servernya kemudian pilih desktop lalu ip configuration setting IP sesuai dengan jaringan yang kita inginkan


     Konfigurasi Switch

        1.    Remote switch menggunakkan kabel console, lalu kita pilih menu Desktop


        2.    Pada menu desktop kita buka terminalnya, lalu kita klik ok untuk meremot switch


        3.    Setelah kita pilih ok, lalu akan muncul tampilan berikut


        4.    Selanjutnya kita setting IP address pada switch agar terkoneksi ke server TFTP di switch


        5.    Cek IP yang terdapat di interface vlan 10


        6.    Sekarang kita test koneksi dari switch ke server


        7.    Test koneksi sudah berhasil

Backup IOS dari switch ke server TFTP

       1.    Untuk membackup IOS switch ke TFTP server kita harus tau versi IOS yang sedang kita gunakan di switch, cara melihatnya yaitu:


       2.    Lakukan pengopyan IOS switch CISCO ke server TFTP





       3.    Cek file server apakah sudah tercopy diserver


Restore IOS switch ke server TFTP

       1.    Delete IOS yang lama yang ada di switch


      2.    Kita copy IOS yang ada diTFTP server ke dalam switch





Wednesday, November 12, 2014

INSTALLASI ACTIVE DIRECTORY

Active Directory adalah layanan direktori yang dimiliki oleh sistem operasi jaringan Microsoft seperti Windows 2000 Server, Windows Server 2003, Windows Server 2008, dan Windows Server 2012. Active Directory terdiri atas basis data dan juga layanan direktori. Active Directory adalah directory service yang menyimpan konfigurasi jaringan baik user, group, komputer, hardware, serta berbagai policy keamanan dalam satu database terpusat. Peranan AD dalam jaringan dapat diumpamakan sebagai buku telepon, yang menyimpan daftar alamat dan informasi penting untuk mengenali berbagai obyek dalam jaringan.

Buka Server Manager


Untuk mengaturnya, Pilih “View Network Connections” pada server summary di Server Manager


kita klik Internet protocol version 4, pilih dan klik propeties



Kosongkan IP



Buka Roles


Pilih Server Roles kemudian pilih “Active Directory Domain Server”


Pilih Next


Kemudian Install


Berikutnya adalah tampilan mengenai informasi Operating System Compatibility. Klik Next.



Pilih “Create a New Domain In a New Forest”


Masukkan nama domain yang akan kita gunakan. Klik Next.




Pilih Windows 2008 R2 sebagai Forest Functional Level. Klik Next.




Pilih DNS Server


Kemudian Pilih “Yes ..”


Beri centang pada “DNS Server”. Klik Next.
Selanjutnya akan tampil mengenai informasi wizard instal AD. Klik Yes.



Masukkan password untuk Administrator Domain. Klik Next.


Selanjutnya tinggal kita klik next saja



Active Directory sudah berhasil di install


Kemudian restart






Monday, November 10, 2014

HALF DUPLEX & FULL DUPLEX

A. Half Duplex

Half Duplex  adalah media komunikasi dua arah. Namun berbeda dengan duplex, half duplex berkomunikasi dua arah secara saling bergantian. Metode ini memungkinkan komunikasi antara dua belah pihak yaitu pengirim dan penerima dapat saling berbagi informasi dan berkonukasi secara interaktif, tetapi tidak dalam waktu yang bersamaan. Jadi saat terjadi komunikasi antara A dan B. Saat A mengirim informasi (berbicara) maka B akan menerima informasi (mendengarkan). Demikian terjadi proses yang sebaliknya (vice versa). Contoh media yang menggunakan media ini adalah radio walkie talkie. Dimana salah satu penggunanya harus menekan tombol terlebih dahulu baru kemudian berbicara, sementara pihak yang lain mendengarkan. Intinya kedua pengguna walkie-talkie ini, pada satu waktu hanya satu pihak yang dapat berbicara sedangkan pihak yang lain hanya bisa mendengarkan saja. Apabila keduanya mecoba berkomunikasi secara bersama-sama, dalam artian mereka mencoba berbicara secara bersamaan, maka akan terjadi collison (tabrakan). 
Wire Shark komunikasi half duplex

Walkie Talkie komunikasi half duplex






Kedua stasiun dapat melakukan transmisi tetapi hanya sekali dalam suatu waktu atau secara bergantian. Seorang pengguna tidak dapat bebicara dan mendengar (mengirim atau menerima informasi percakapan apabila lawan bicaranya sedang mengirim informasi atau berbicara. Kedua stasiun dapat melakukan transmisi tetapi hanya sekali dalam suatu waktu atau secara bergantian. Seorang pengguna tidak dapat bebicara dan mendengar (mengirim atau menerima informasi percakapan apabila lawan bicaranya sedang mengirim informasi atau berbicara. 

B. Full Duplex


Full Duplex adalah kedua stasiun dapat melakukan transmisi secara simultan, keduanya bisa berkomunikasi, medium membawa dalam dua arah pada waktu yang sama. Metode ini memungkinkan komunikasi antar kedua belah pihak dapat saling berbagi informasi dan berkomunikasi secara interaktif dan dalam waktu yang bersamaan. Alat komunikasi yang menggunakan metode ini adalah telephone, handphone, dan sebagainya. Umumnya alat yang memanfaatkan metode komunikasi ini menggunakan dua jalur komunikasi.


Sinyal dikirim secara bersamaan dalam satu waktu. Suatu sistem komunikasi dikatakan full duplex jika pada sistem komunikasi ini dapat mengirimkan data dalam dua arah pada waktu yang sama. Biasanya pada sistem ini memiliki dua kanal yang terpisah untuk setiap arahnya. Jaringan-jaringan komputer banyak memanfaatkan metode pengiriman ini karena biayanya yang lebih murah.

ETHERNET COMMUNICATION

Ethernet frame

Sebuah paket data pada kawat disebut frame. Sebuah frame dimulai dengan basa-basi dan mulai bingkai pembatas, diikuti oleh header Ethernet menampilkan sumber dan tujuan alamat MAC. Bagian tengah frame terdiri dari data payload termasuk header untuk protokol lain (misalnya, Internet Protocol) dilakukan dalam bingkai. Bingkai berakhir dengan cek 32-bit redundansi siklik, yang digunakan untuk mendeteksi korupsi data dalam transit.

Preamble/SOFD

Field Preamble adalah sebuah field berukuran 7 byte yang terdiri atas beberapa bit angka 0 dan 1 yang dapat melakukan sinkronisasi dengan perangkat penerima. Setiap byte dalam field ini berisi 10101010.

Destination Address


Field Destination Address adalah sebuah field yang memiliki panjang 6 byte yang menandakan alamat tujuan ke mana frame yang bersangkutan akan dikirimkan. Alamat tujuan ini bisa berupa alamat unicast Ethernet, alamat multicast Ethernet, atau alamat broadcast Ethernet. Alamat unicast Ethernet merupakan alamat fisik Ethernet yang bersangkutan, yang berupa MAC address, sedangkan alamat broadcast Ethernet merupakan sebuah alamat yang memiliki semua bitnya diset ke angka 1, sehingga membentuk pola alamatFF:FF:FF:FF:FF:FF.

Source Address


Field Source address adalah sebuah field yang memiliki panjang 6 byte dan menunjukkan alamat sumber dari mana frame yang bersangkutan berasal. Alamat ini umumnya adalah alamat unicast Ethernet.

Length/Type

Field Length adalah sebuah field yang berukuran 2 byte yang mengindikasikan jumlah byte dimulai dari byte pertama dalam header LLC hingga byte terakhir field Payload. Field ini tidak memasukkan header IEEE 802.3 atau field Frame Check Sequence. Ukuran minimumnya adalah 46 (0x002E), dan nilai maksimumnya adalah 1500 (0x05DC).

Data/Payload

Untuk sebuah frame Ethernet II, Payload berisi sebuah protocol data unit (PDU) yang dimiliki oleh sebuah protokol lapisan yang lebih tinggi. Ethernet II dapat mengirimkan data dengan ukuran maksimum 1500 byte. Karena Ethernet memiliki fasilitas untuk mendeteksi adanya kolisi dalam jaringan, maka dalam frame-frame Ethernet II harus terdapat payload paling tidak 46 byte. Jika memang payload yang dimiliki oleh protokol lapisan yang lebih tinggi kurang dari 46 byte, maka data tersebut harus diisi dengan beberapa bit kosong, agar tetap memiliki panjang 46 byte.

Frame-Check Sequence (FCS)

FCS selalu berukuran 4 byte. FCS memastikan bahwa data yang diterima adalah benar data yang dikirimkan. Sistem pengirim memproses bagian FCS dari frame tersebut melalui sebuah algoritma yang disebut cyclic redundancy check (CRC). CRC ini mengambil nilai dari field di atas (field sebelum CRC) dan menciptakan sebuah angka yang terdiri dari 4 byte. Ketika sistem destinasi menerima frame tersebut, sistem akan menjalankan algoritma CRC yang sama dan membandingkannya dengan nilai yang ada di field FCS. Jika sistem destinasi menemukan kecocokan, sistem akan berasumsi bahwa frame ini tidak mengandung error dan melakukan proses terhadap informasi didalamnya. Jika perbandingan tersebut gagal, station destinasi akan berasumsi bahwa sesuatu telah terjadi pada frame tersebut dalam perjalanannya dan meminta agar copy lain dari frame tersebut dikirimkan kembali oleh sistem pengirim.

MAC Adress

MAC address merupakan singkatan dari “Media Access Control”, adalah sebuah identifikasi unik yang dimiliki oleh setiap network card komputer, atau switch, atau router, atau access point, atau apapun yang mungkin dihubungkan ke jaringan. (Jaringan di sini dalam arti jaringan ethernet yang umumnya dipakai di kantor-kantor/sekolah/rumah)
Apabila sebuah komputer memiliki dua buah network card, maka komputer tersebut juga tentunya memiliki dua buah MAC Address. Tentunya, secara tidak kita sadari, semua notebook rata-rata memiliki dua buah network card, yaitu network card wired (RJ-45), dan network card wireless (802.11b).
Secara umum MAC Address dibuat dan diberikan oleh pabrik pembuat NIC (Network Interface Card) dan disimpan secara permanen pada ROM (Read Only Memory) perangkat tersebut. MAC address juga biasa disebut Ethernet Hardware Address (EHA), Hardware Addres, atau Physical Address.


BROADCAST

Broadcast yang juga dikenal sebagai metode transmisi one to all ( satu kesemua). Walaupun broadcast cenderung membuang resource, beberapa protocol seperti ARP, bergantung kepadanya. Dengan demikian, terjadinya beberapa traffic broadcast tidak dapat dihindari. Pada jaringan Ethernet, broadcast dikirim ke alamat tujuan broadcast dikirim ke alamat tujuan khusus, yaitu, FF-FF-FF-FF-FF-FF-FF. Broadcast ini harus diproses oleh a host yang berada dalam broadcast domain yang ditentukan.

Broadcast, pada jaringan komputer, merupakan jenis paket yang berasal dari satu titik, dan memiliki tujuan ke semua titik lain yang ada di jaringan. Biasanya jenis paket broadcast akan dikirimkan untuk menyatakan suatu ‘keberadaan’ sebuah layanan, atau pencarian sebuah titik pada jaringan. Contoh nyata dari paket broadcast ini adalah paket-paket NETBIOS yang dikirimkan oleh Windows setiap periode tertentu, yang berisikan nama komputer dan workgroup di mana komputer tersebut berada. Itulah sebabnya, kita bisa mendapatkan banyak informasi tentang apa saja komputer yang ada di jaringan kita pada Network Neighbourhood atau My Network Places.



CSMA/CD

Carrier Sense Multiple Access with Collision Detection atau sering disingkat menjadi CSMA/CD adalah sebuah metode media access control (MAC) yang digunakan oleh teknologi jaringan Ethernet. Dengan metode ini, sebuah node jaringan yang akan mengirim data ke node tujuan pertama-tama akan memastikan bahwa jaringan sedang tidak dipakai untuk transfer dari dan oleh node lainnya. Jika pada tahap pengecekan ditemukan transmisi data lain dan terjadi tabrakan (collision), maka node tersebut diharuskan mengulang permohonan (request) pengiriman pada selang waktu berikutnya yang dilakukan secara acak (random). Dengan demikian maka jaringan efektif bisa digunakan secara bergantian.

Ethernet adalah media akses yang digunakan oleh semua host untuk membagikan bandwidth dalam link yang sama. Ethernet menggunakan Carrier Sense Multiple Access with Collision Detection (CSMA/CD). CSMA/CD diciptakan untuk mengatasi problem collision yang terjadi ketika packet dikirim secara bersama-sama oleh node yang berbeda. Untuk lebih mudah memahami, silahkan pelajari gambar-gambar di bawah ini.


Penjelasan Gambar 1.

-Langkah (1) dan (2), host A akan mengirimkan sinyal elektrik kepada host lain. Dalam pengiriman pada kabel coaxial, kecepatan data maximal adalah 200.000 km/s sehingga untuk menempuh jarak 1 km, membutuhkan waktu 5 mikro second. 
-Langkah (3) host A telah mengirimkan sinyal elektrik ke host B. Selanjutnya B akan menerima bit dari frame pertama host A.
Langkah (4) , host A telah menemukan ujung dari kabel. Semua host yang ada telah dikirimkan bit pertama dari frame yang menunjukkan bahwa kabel dalam kondisi sibuk. Pengiriman frame pada host A menuju B akan tetap berjalan samapai akhir bit dari frame. 
Langkah (5) ketika host A telah mengakhiri frame, maka kabel coaxial akan menjadi kosong lagi karena tidak ada sinyal elektrik yang dikirimkan.

Konsep CSMA/CD ini menekankan jika pada saat pengiriman terjadi tabrakan maka akan mengirim ulang dengan waktu yang sudah dirandom untuk mencegah situasi yang sama.Jadi sebelum mengirim komputer akan mengecek pada jalur apakah ada pengiriman , jika tidak maka akan dilakukan pengiriman, masalahnya itu terkadang pada saat pengecekan kosong namun pada saat mengirimkan ternyata ada juga yang mengirim pada saat waktu yang bersamaan hingga terjadi tabrakan dan file rusak. Ketika file rusak maka akan dilakukan pengiriman ulang dengan waktu random yang telah diatur untuk mengurangi kemungkinan tabrakan lagi. 
Istilah unicast dibentuk dengan analogi siaran istilah yang berarti transmisi data yang sama untuk semua kemungkinan tujuan. Multi-tujuan lain metode distribusi, multicast, mengirim data hanya untuk tertarik tujuan dengan menggunakan alamat khusus tugas.Pesan unicast digunakan untuk semua proses jaringan yang unik pribadi atau sumber daya yang diminta.Aplikasi jaringan tertentu yang didistribusikan secara massal terlalu mahal untuk dilakukan dengan transmisi unicast karena masing-masing koneksi jaringan mengkonsumsi sumber daya komputasi pada pengiriman host dan memerlukan jaringan terpisah sendiri bandwidth untuk transmisi. Aplikasi termasuk media streaming dari banyak bentuk. Stasiun radio internet menggunakan koneksi unicast mungkin memiliki biaya bandwidth yang tinggi.

Istilah-istilah ini juga digunakan oleh penyedia konten streaming 'layanan. Unicast server media berbasis terbuka dan memberikan arus unik untuk setiap pengguna. Multicast server berbasis dapat mendukung audiens yang lebih besar dengan melayani konten secara simultan ke beberapa pengguna.



Friday, November 7, 2014

DHCP

Pengertian dan Fungsi DHCP


DHCP (Dynamic Configuration Protocol) adalah layanan yang secara otomatis memberikan nomor IP kepada komputer yang memintanya. Komputer yang memberikan nomor IP disebut sebagai DHCP server, sedangkan komputer yang meminta nomor IP disebut sebagai DHCP Client. Dengan demikian administrator tidak perlu lagi harus memberikan nomor IP secara manual pada saat konfigurasi TCP/IP, tapi cukup dengan memberikan referensi kepada DHCP Server.
Pada saat kedua DHCP client dihidupkan , maka komputer tersebut melakukan request ke DHCP-Server untuk mendapatkan nomor IP. DHCP menjawab dengan memberikan nomor IP yang ada di database DHCP. DHCP Server setelah memberikan nomor IP, maka server meminjamkan (lease) nomor IP yang ada ke DHCP-Client dan mencoret nomor IP tersebut dari daftar pool. Nomor IP diberikan bersama dengan subnet mask dan default gateway. Jika tidak ada lagi nomor IP yang dapat diberikan, maka client tidak dapat menginisialisasi TCP/IP, dengan sendirinya tidak dapat tersambung pada jaringan tersebut.
Setelah periode waktu tertentu, maka pemakaian DHCP Client tersebut dinyatakan selesai dan client tidak memperbaharui permintaan kembali, maka nomor IP tersebut dikembalikan kepada DHCP Server, dan server dapat memberikan nomor IP tersebut kepada Client yang membutuhkan. Lama periode ini dapat ditentukan dalam menit, jam, bulan atau selamanya. Jangka waktu disebut leased period.

*           DHCP server merupakan sebuah mesin yang menjalankan layanan yang dapat “menyewakan” alamat IP dan informasi TCP/IP lainnya kepada semua klien yang memintanya. Beberapa sistem operasi jaringan seperti Windows NT Server, Windows 2000 Server, Windows Server 2003, atau GNU/Linux memiliki layanan seperti ini.

*           DHCP client merupakan mesin klien yang menjalankan perangkat lunak klien DHCP yang memungkinkan mereka untuk dapat berkomunikasi dengan DHCP Server. Sebagian besar sistem operasi klien jaringan (Windows NT Workstation, Windows 2000 Professional, Windows XP, Windows Vista, atau GNU/Linux) memiliki perangkat lunak seperti ini.
server adalh sebuah komputer yang sebagai induk dari semua komputer itu yang berkumpulan atau yang masuk dalm jaringan…bila server itu mati kita tidak bisa share dengan orang banyak……..karena server sebagai induk dari semuanya.
*           Fungsi DHCP ini adalah dapat memberikan nomor IP secara otomatis kepada komputer yang melakukan request.
Kelebihan dan kekurangan DHCP

Kelebihan
1.         Memudahkan dalam transfer data kepada PC client lain atau PC server. DHCP
menyediakan alamat-alamat IP secara dinamis dan konfigurasi lain.
2.         DHCP memungkinkan suatu client menggunakan alamat IP yang tidal bisa dipakai oleh client yang lain.
3.         DHCP memungkinkan suatu client menggunakan satu alamat IP untuk jangka waktu
tertentu dari server.
4.         Menghemat tenaga dan waktu dalam pemberian IP.
5          Mencegah terjadinya IP conflict.

Kekurangan:
•           Semua pemberian IP bergantung pada server, maka dari hal itu jika server mati
maka semua komputer akan disconnect dan saling tidak terhubung.

Metode dalam konfigurasi DHCP ada dua, diantaranya:
1.         Konfigurasi dengan range secara random otomatis IP.Pemberian IP address
kepada client secara random dan dapat berubah-ubah namun masih dalam range IP address yang ditentukan.
2.         Konfigurasi dengan Fixed alamat IP address.Pemberian IP address yang sifatnya tetap value pada client yang memerlukan data MAC address.


SISTEM OPERASI

 I.          SISTEM OPERASI


a.     Fungsi dasar
            Sistem komputer pada dasarnya terdiri dari empat komponen utama, yaitu perangkat-keras, program aplikasi, sistem-operasi, dan para pengguna. Sistem operasi berfungsi untuk mengatur dan mengawasi penggunaan perangkat keras oleh berbagai program aplikasi serta para pengguna. Sistem operasi berfungsi ibarat pemerintah dalam suatu negara, dalam arti membuat kondisi computer agar dapat menjalankan program secara benar. Untuk menghindari konflik yang terjadi pada saat pengguna menggunakan sumber-daya yang sama, sistem operasi mengatur pengguna mana yang dapat mengakses suatu sumber-daya. Sistem operasi juga sering disebut resource allocator. Satu lagi fungsi penting sistem operasi ialah sebagai program pengendali yang bertujuan untuk menghindari kekeliruan (error) dan penggunaan komputer yang tidak perlu.

b.     Tujuan mempelajari system operasi
            Tujuan mempelajari sistem operasi agar dapat merancang sendiri serta dapat memodifikasi sistem yang telah ada sesuai dengan kebutuhan kita, agar dapat memilih alternatif sistem operasi, memaksimalkan penggunaan sistem operasi dan agar konsep dan teknik sistem operasi dapat diterapkan pada aplikasi-aplikasi lain.

c.     Sejarah system operasi
            Menurut Tanenbaum, sistem operasi mengalami perkembangan yang sangat pesat, yang dapat dibagi kedalam empat generasi:
•   Generasi Pertama (1945-1955)
Generasi pertama merupakan awal perkembangan sistem komputasi elektronik sebagai pengganti sistem komputasi mekanik, hal itu disebabkan kecepatan manusia untuk menghitung terbatas dan manusia sangat mudah untuk membuat kecerobohan, kekeliruan bahkan kesalahan. Pada generasi ini belum ada sistem operasi, maka sistem komputer diberi instruksi yang harus dikerjakan secara langsung.
•   Generasi Kedua (1955-1965)
Generasi kedua memperkenalkan Batch Processing System, yaitu Job yang dikerjakan dalam satu rangkaian, lalu dieksekusi secara berurutan.Pada generasi ini sistem komputer belum dilengkapi sistem operasi, tetapi beberapa fungsi sistem operasi telah ada, contohnya fungsi sistem operasi ialah FMS dan IBSYS.
•   Generasi Ketiga (1965-1980)
Pada generasi ini perkembangan sistem operasi dikembangkan untuk melayani banyak pemakai sekaligus, dimana para pemakai interaktif berkomunikasi lewat terminal secara on-line ke komputer, maka sistem operasi menjadi multi-user (di gunakan banyak pengguna sekali gus) dan multi-programming (melayani banyak program sekali gus).
•   Generasi Keempat (Pasca 1980an)
Dewasa ini, sistem operasi dipergunakan untuk jaringan komputer dimana pemakai menyadari keberadaan komputer-komputer yang saling terhubung satu sama lainnya. Pada masa ini para pengguna juga telah dinyamankan dengan Graphical User Interface yaitu antar-muka komputer yang berbasis grafis yang sangat nyaman, pada masa ini juga dimulai era komputasi tersebar dimana komputasi-komputasi tidak lagi berpusat di satu titik, tetapi dipecah dibanyak komputer sehingga tercapai kinerja yang lebih baik.

d.     Layanan system operasi
       Sebuah sistem operasi yang baik menurut Tanenbaum harus memiliki layanan sebagai berikut: pembuatan program, eksekusi program, pengaksesan I/O Device, pengaksesan terkendali terhadap berkas pengaksesan sistem, deteksi dan pemberian tanggapan pada kesalahan, serta akunting.
       Pembuatan program yaitu sistem operasi menyediakan fasilitas dan layanan untuk membantu para pemrogram untuk menulis program; Eksekusi Program yang berarti Instruksi-instruksi dan data-data harus dimuat ke memori utama, perangkat-parangkat masukan/ keluaran dan berkas harus di-inisialisasi, serta sumber-daya yang ada harus disiapkan, semua itu harus di tangani oleh sistem operasi.
       Pengaksesan I/O Device, artinya Sistem Operasi harus mengambil alih sejumlah instruksi yang rumit dan sinyal kendali menjengkelkan agar pemrogram dapat berfikir sederhana dan perangkat pun dapat beroperasi.
       Pengaksesan terkendali terhadap berkas yang artinya disediakannya mekanisme proteksi terhadap berkas untuk mengendalikan pengaksesan terhadap berkas.
       Pengaksesan sistem artinya pada pengaksesan digunakan bersama (shared system). Fungsi pengaksesan harus menyediakan proteksi terhadap sejumlah sumber-daya dan data dari pemakai tak terdistorsi serta menyelesaikan konflik-konflik dalam perebutan sumber-daya.
       Deteksi dan Pemberian tanggapan pada kesalahan, yaitu jika permasalahan muncul pada sistem komputer maka sistem operasi harus memberikan tanggapan yang menjelaskan kesalahan yang terjadi serta dampaknya terhadap aplikasi yang sedang berjalan.

       Dan Akunting yang artinya Sistem Operasi yang bagus mengumpulkan data statistik penggunaan beragam sumber-daya dan memonitor parameter kinerja.